Hari ini cuaca memang tidak bersahabat, cuaca masih saja seperti beberapa hari sebelumnya ketika aku tiba di kampung halaman ku ini. Cuaca di sini sangat berbeda jauh dengan cuaca di kota Banda Aceh. Bila di Banda Aceh cuacanya panas, untuk keluar saja enggan rasanya, namun di kampung halamanku, Aceh Barat Daya, hampir tiap hari mendung, bahkan tidak jarang hujan pun turun menghampiriku. Senang rasanya melihat hujan. Karena aku memang penikmat hujan, aku sangat suka dengan tetesan-tetesan hujan yang turun dari langit itu. Apalagi tetesan itu menyentuh tanganku.
Makcek Rus datang kerumah, berbincang-bincang dengan Mak. Banyak hal yang mereka bicarakan, mulai dari pemilu yang sebentar lagi di adakan. Aku asik bermain dengan laptop didepanku. Selain kami bertiga juga ada Kak Mur, kakak perempuanku yang sedang menunggu waktu untuk melahirkan buah hatinya, dan juga ada Mak Ri, ikut berbincang dirumah ku yang sederhana. Sesekali diambilnya sirih di atas puan lalu diolehnya kapur ditambahkan dengan pinang. Kemudian beliau memakannya sambil bercerita tentang kisah masa kecilnya yang penuh dengan kebahagiaan. Ada lucu juga kadang kala ketika mendengar cerita dari Makcek Rus, bahkan tak heran hampir semua penghuni dirumahku tertawa mendengar cerita Makcek Rus, tidak terkecuali aku.
 |
| batincity.blogspot.com |
Seumapa, pernah kah Anda mendengar kalimat tersebut..?? Ane sering sekali mendengar kalimat tersebut. Seumapa jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti keteguran. Namun orang kampung ane menyebutnya dengan kata seumapa. Seumapa atau keteguran adalah suatu peristiwa yang berupa penyikit yang disebabkan disapanya kita oleh makhluk gaib. Apakah itu setan, hantu atau sejenisnya. Ane gak tahu juga, karena ane gak pernah lihat tampang mereka. Hehehe
Seumapa termasuk juga hal yang mistis, karena berhubungan dengan hal-hal yang gaib. Yang namanya orang kampung selalu terikat dengan hal-hal yang mistis. Setiap orang yang terkena seumapa biasanya mengalami sakit kepala, lemas, suhu panas tinggi (demam) atau bahkan tidak bisa bergerak lagi seperti orang pinsan. Menurut orang kampung ini karena mereka disapa oleh makhluk yang tidak terlihat.
 |
| Beberapa Jenis Bunga yang ada di Hutan Kota BNI Banda Aceh |
Apa yang terbayang di benak Anda, bila ane berbicara tentang hutan. Pasti fikirannya berkelana menuju tempat-tempat yang sangat banyak ditumbuhi oleh berbagai macam pohon yang besar, binatang buas, semak-semak, berpetualang dan lain sebagainya. Nah kali ini ane akan berbicara tentang pohon-pohon namun tidak begitu besar seperti yang Anda bayangkan. Kali ini ane akan membahas sebuah hutan yang indah dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan, namun tidak ada binatang buasnya. Bahkan di hutan ini juga terdapat beberapa makam bersejarah dan sangat dirawat oleh penjaganya. Hutan yang ane maksud adalah Hutan Kota BNI Banda Aceh. Apakah Anda seduah pernah kesana..?? Jika belum yuk simak artikel ane yang satu ini.
 |
| Masjid Putih dari Depan |
Masjid menjadi ikon yang menarik bila kita berada Aceh, hal ini karena di landasi gelar untuk Aceh sendiri yaitu Aceh Seramoe Mekkah. Jika kita berada di Banda Aceh banyak sekali masjid yang patut kita kunjungi sebagai wisata religi, yang paling terkenal di Aceh adalah masjid raya Baiturrahman, yang memiliki kisah panjang sejak zaman kejayaan Sultan Iskandar Muda. Kali ini ane tidak membahas tentang masjid raya baiturrahman, ane ingin membahas sebuah masjid yang ada di daerah Darussalam kota para pelajar.
 |
Berfoto bersama
Foto: dok. IPPELMAKUBA |
Waw gak nyangka acara Mubes IPPELMAKUBA masuk salah satu berita online yang ada di Aceh, nah bila ada teman-teman yang penasaran dengan beritanya bisa Klik disini. Ane gak membayangi sama sekali, ternyata ada juga wartawan yang mau meliputi acara tersebut.
Meski ane datang sudah bisa dikatakan telat, dan ane juga udah ditelpon oleh sekretaris panitia yang juga sahabat ane sendiri untuk segera merapat kesana, meski ia sudah berusaha untuk menjemput ane, maklumi saja ya. Ane gak ada kendaraan pribadi, sehingga butuh tumpangan untuk kesana. Acara Mubes ini dilaksanakan di Aula Asrama ABDYA. Awalnya ane gak ada niat pergi, namun karena merasa tidak enak ane akhirnya menghubungi sahabat karib ane dari jaman SMP hingga sekarang, meskipun dia orangnya kepedean yang sangat tinggi dengan terpaksa ane mengajak dia, meski dia bukan sekecamatan dengan ane.