Lima gelas kopi beraneka rasa telah tiba diatas meja dengan ukuran 1 meter panjang dan 60 cm lebar. Kopi dua kopi sareng, satu kopi luwak panas, satu sanger panas, dan 1 milo hangat menemani malam kami di liga champion Real Madrid Vs Liverpool. Suasana mulai terlihat ramai di warung kupi tempat kami menonton. Kedua kubu fans setia sepakbola begitu setia menanti detik-detik permainan.
Pertandingan di babak pertama berjalan dengan lancar dan diungguli dengan kemenangan Real Madrid berkat tendangan Karim Benzima melalui operan bola Marcello dimenit ke 27. Penguasaan bola di babak pertama di kuasai oleh Real Madrid dengan persentase Real Madrid 54 % sedangkan 46% dikuasai oleh Liverpool.
Meskipun Liverpool tidak menang malam ini, namun Liverpool tetap bermain dengan baik dan memuasakan para fans setia. Bagitulah kata salah satu teman saya yang menggemari klub Liverpool. Performa Real Madrid malam ini memang begitu memukai, dengan beberapa kesempatan tendangan yang diarahkan ke gawang Liverpool namun masih bisa ditahan oleh Simon Mignolet.
 |
| www.solopos.com |
Pertandingan ketiga adalah pertandingan yang menegangkan, betapa tidak. Sebelumnya Belanda adalah Runner Up piala dunia melawan Spanyol sang juara dipiala dunia 201o silam. Pertandingan yang di laksanakan di Arena Nova, Salvador berjalan seru. Kedua belah pihak saling serang untuk mencetak gol. Di menit ke 8 skor hampir berubah, andai saja tendangan Sneidjer tak ditepis kiper Spanyol, Iker casillas usai lolos dari jebakan offside lini belakang Spanyol.
Ditengah sengitnya pertandingan wasit Rizzoli memberikan kartu kuning pertama untuk De Guzman, karena sebelumnya banyak terjadi pelanggaran yang di lakukan oleh Guzman yang berasal dari Belanda di menit ke 26.
 |
| http://pialadunia.beritasatu.com/aktual-piala-dunia-2014/189855-neymar-samakan-skor.html |
Pertandingan pembuka antar Brasil vs Kroasia di Arena Corinthians, Jumat (13/6) dinihari WIB berlangsung dengan sangat bagus. Di 10 menit pertama Kroasia unggul 1 - 0 dari Brasil di karenakan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Marcelo, Gol bunuh diri Marcelo berawal dari pergerakan Ivica Olic di sektor kanan pertahanan Brasil yang berujung umpan ke tengah kotak penalti. Ketertinggalan satu angka di 11 menit pertama membuat tim Brasil terus menyerang ke gawang tim Kroasia, hingga beberapa kali terjadi tendangan yang sangat mengerikan di gawang Kroasia.