Hari ini cuaca memang tidak bersahabat, cuaca masih saja seperti beberapa hari sebelumnya ketika aku tiba di kampung halaman ku ini. Cuaca di sini sangat berbeda jauh dengan cuaca di kota Banda Aceh. Bila di Banda Aceh cuacanya panas, untuk keluar saja enggan rasanya, namun di kampung halamanku, Aceh Barat Daya, hampir tiap hari mendung, bahkan tidak jarang hujan pun turun menghampiriku. Senang rasanya melihat hujan. Karena aku memang penikmat hujan, aku sangat suka dengan tetesan-tetesan hujan yang turun dari langit itu. Apalagi tetesan itu menyentuh tanganku.
Makcek Rus datang kerumah, berbincang-bincang dengan Mak. Banyak hal yang mereka bicarakan, mulai dari pemilu yang sebentar lagi di adakan. Aku asik bermain dengan laptop didepanku. Selain kami bertiga juga ada Kak Mur, kakak perempuanku yang sedang menunggu waktu untuk melahirkan buah hatinya, dan juga ada Mak Ri, ikut berbincang dirumah ku yang sederhana. Sesekali diambilnya sirih di atas puan lalu diolehnya kapur ditambahkan dengan pinang. Kemudian beliau memakannya sambil bercerita tentang kisah masa kecilnya yang penuh dengan kebahagiaan. Ada lucu juga kadang kala ketika mendengar cerita dari Makcek Rus, bahkan tak heran hampir semua penghuni dirumahku tertawa mendengar cerita Makcek Rus, tidak terkecuali aku.
Halo sobat blogger. Kali ini ane ingin bercerita tentang pengalaman ane hari ini bersama teman-teman ane. Ini adalah kegiatan yang katanya sudah di rencakan selama satu bulan yang lalu, namun ane baru dapat informasi beberapa hari yang lalu tentang adanya acara ini, karena ane tahun lalu tidak ikut terlibat dalam penyambutan kedatangan adik leting SMKN 1 Blangpidie. Pada kesempatan kali ini ane berkesempatan untuk ikut berpartisipasi. Meski harus rapat sampai jam satu malam, sungguh luar biasa kerja panitia. Dan Kak Nanda satu-satunya cewek yang mengikuti rapat tersebut sampai jam satu malam. Tidak ada lagi wanita jam segitu bila tinggal di Aceh. Namun demi kelangsungan acara silaturrahmi ini kak Nanda berkorban dengan tetap mengikuti rapat hingga selesai jam satu malam. Ane salut pada kak Nanda yang telah turut berpartisipasi buat acara silaturrahmiu bersama adik leting angkatan 2013.
Hari ini acara yang sudah di rencanakan selama satu bulan tersebut, akhirnya terealisasikan, dengan dana seadanya. Awalnya ane fikir akan rame adik leting yang mau ikut berpartisipasi. Namun cuma 3 orang yang berpartisipasi menyukseskan acara yang sudah di rencanakan ini. Hemm, meski hanya ada beberapa orang, namun tidak membuat acara ini di batalkan. Para panitia tetap keukeh ingin tetap di adakan acara penyambutan dan peusijuk yang dilaksanakan di pantai Lampu'uk, Lhoknga, Aceh Besar.
Hemm. Tidak ada niat sebenarnya mau nonton konser Iwan Fals yang di adakan di lapangan Blangpadang Banda Aceh. Karena tidak suka dengan acara begitu-gituan. Awalnya hanya pergi ke tempat teman ane aja Dharman yang lagi ngopi di Cangkir Kupi tempat tongkrongan dia kala lagi borring. Sebelumnya sih ane daritempat Rina mau pinjam motor, karena besok ane ada acara di Pantai Lampuuk, Aceh Besar dalam rangka menyambut kedatanganadik leting sekolah ane dulu. SMKN 1 Blangpidie.
Tiba-tiba Rina SMS, tanya lagi dimana. Dengan spontan ane bilang lagi sama Dharman. Dan katanya mereka akan kesitu. Dalam hitungan menit mereka akhirnya sampai di tempat ane dan teman ane Dharman. Oia mereka itu Rina dan Ajir pacarnya yang juga teman ane. Tadi ae pergi sama Ajir ketempat Rina waktu mau ambil motor. Dan di tengah perjalan ane pergi ketempat Dharman. Malas kalo harus jadi obat nyamuk setiap elihat orang pacaran. Akhirnya mereka yang ikutin ane. hehehhehe
Kayaknya mereka kangen sama ane tiap jauh dari ane.
Malam in ku terima lagi SMS mu, kau begitu risau, takut untuk menjalani hari esok. Kenapa dengan malam ini, esok akan tetap baik-baik saja teman. Kau harus meyakini itu, karena selalu ada tuhan bersama kita. Dan juga ada sahabat yang akan menikmati hari esok bersamamu teman.
Jangan takut untuk melihat detakn jam yangterlewatii, semuanya akan baik-baik saja, masih ada aku di sini untuk menerima keluh kesahmu. Jangan merasa kau tak berkawan, lalu aku ini apa? Kau harus nyaman untuk menikmati hari esok. Karena aku masih di sini, masih bisa menikmati hari bersama mu esok pagi.
Capek akan keadan ini membuat mu tertekan. Kau anggap itu profesional namun aku kecewa akan tingkah mu malam itu. Aku capek harus menghadapi tingkahmu hari ini. Belum lagi aku capek dengan pekerjaan tugas kuliahku yang harus mengeluarkan banyak tenaga. Hapir mati aku karena badai. Karena tak memberi kabar kala itu kautak mengerti sayang.
Kau merasa tertekan yang mulanya hanya main-main belaka lalu kau terpancing sendiri dengan perasaan main-mainmu. Tapi itu kau anggap profesional yang menyakitkan hatimu sendiri. Aku kecewa malam itu. Aku harus baru pulang, belum tiba di rumah, kau memberi kabar bahwa kau sedang banyak masalah dengan tuga kuliah mu. Aku jauh-jauh datang untuk menghiburmu malam itu. Meski aku sudah hampir dekat dengan rumah, ku putar lagi haluannya untuk mendatangi mu, dan berharap kau akan terhibur dengan kedatanganmu.
Aku tiba di rumah mu. tapi kau acuh kan aku sayang, meski aku bukan pacar mu, aku hanyalah teman mu. Walaupun kala itu pacarmu juga datang bersama ku. Aku lelah ketika kau mencueki ku dan juga pacarmu malam itu. Malam itu aku merasa tak berguna menjadi teman sekaligus sahabatmu. Aku benar-benar tak berguna malam itu untukmu sayang.