• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Travel
  • Contact Us

Sudut Rahmatt

Menulis apa yang ingin ditulis, sedikit berbagi pengalaman tantang keadaan disekitar, siapa tau bermanfaat, Blog ini hanyalah ketikan iseng biasa.

dewiafia.blogspot.com
Allahu akbar, sungguh menakjubkan tanda kebesaran-Nya pada tubuh kita yang satu ini. Bahkan, penemuan bagian syaraf yang hanya dimasuki darah secara optimal saat shalat ini menghantarkan pakar neuroscience Prof. Dr. Fidelma O’Leary dari St. Edwards University di Amerika Serikat menuju Islam.
Sumber Foto : Google
Tuntutan agama
● ❤ ● Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Fatimah Az - Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu? * Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki - laki yang bukan mahramnya.



Mengurangi dosa
● ❤ ● Sehelai rambut yang diperlihat kepada seorang pria, satu dosa Anda dapat. Kalau sehelai rambut sengaja diperlihat kepada 10 orang maka 10 dosa Anda dapat. Tahukah berapa ribu helai rambut Anda? dan tahukah berapa ribu orang yang Anda hadapi setiap hari?.



Kapanlagi.com - Sebagai salah satu agama dengan jumlah pemeluk terbesar di dunia, agama Islam memang mengalami perubahan yang begitu besar dalam satu abad terakhir.

Dengan Al-Qur'an sebagai kitab suci mereka, umat Muslim sudah tersebar milyaran totalnya di seluruh dunia ini dan berhasil berdampingan dengan pemeluk Kristen, Katolik, Buddha, Hindhu, dan kepercayaan lainnya. Bahkan Indonesia menjadi negara demokrasi dengan jumlah Muslim terbesar di dunia.
Sumber Foto : Arrahmah.com

Pierre Vogel juga dikenali sebagai Abu Hamza adalah seorang pendakwah Islam Jerman dan bekas peninju profesional...

Vogel memeluk agama Islam pada tahun 2001 dan tidak lama selepas itu memulakan kursus pengajian Islam di Jerman...
Selama dua tahun beliau belajar bahasa Arab dan al-Quran di sekolah swasta Om Al-Qura di Mekah. Pada tahun 2006 beliau kembali ke Berlin dan memulakan pengajaran Islam di Al-Nur-Moschee (masjid) Neukölln, di universiti-universiti dan juga di kalangan orang Kristian.
Lelaki diciptakan untuk mencari isteri shaleha. Jauhi jenis perempuan-perempuan di bawah untuk dijadikan isteri, nscaya kamu akan bahagia :


1. Al-Anaanah : Banyak keluh kesah. Yang selalu merasa tak cukup, apa yang diberi semua tak cukup. Diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi kereta tak cukup. Tak ridha dengan pemberian yang diberi suami. Asyik ingin memenuhi kehendak nafsu semata, tanpa menghiraukan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yang suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yang tak cukup.



Al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Abdul Baqi bin Muhammad Al-Bazzar al-Anshari berkata Dulu aku pernah berada di Makah-semoga Allah selalu menjaganya.

Suatu hari aku merasakan lapar yg sangat. Aku tidak mendapatkan sesuatu yg dapat menghilangkan laparku. Tiba-tiba aku menemukan sebuah kantong dari sutera dan diikat dgn kaos kaki yg terbuat dari sutera pula.
Ketika aku buka aku dapatkan di dalamnya sebuah kalung permata yg tidak pernah aku lihat sebelumnya.

Kemudian aku keluar rumah dan saat itu ada seorang bapak tua yg berteriak mencari kantongnya yg hilang sambil memegang kantong kain yg berisi uang lima ratus dinar. Dia mengatakan ‘Ini adl bagi orang yg mau mengembalikan kantong sutera yg berisi permata.’ Aku berkata kepada diriku ‘Aku sedang membutuhkan aku ini sedang lapar. Aku bisa mengambil uang dinar emas itu utk aku manfaatkan dan mengembalikan kantong sutera ini kepadanya.’ Maka aku membawanya ke rumahku. Setibanya di rumah dia menceritakan kepadaku ciri kantong sutera itu ciri-ciri kaos kaki pengikatnya cirri-ciri permata dan jumlahnya berikut benang yg mengikatnya. Maka aku mengeluarkan dan memberikan kantong itu kepadanya dan dia pun memberikan untukku lima ratus dinar tetapi aku tidak mau mengambilnya. Aku katakan kepadanya ‘Memang seharusnya aku mengembalikannya kepadamu tanpa mengambil upah utk itu.’ Ternyata dia bersikeras ‘Kau harus mau menerimanya’ sambail memaksaku terus-menerus. Aku tetap pada pendirianku tidak mau menerima. Akhirnya bapak tua itu pun pergi meninggalkanku.

Saat Islam menyebar ke seluruh penjuru muka bumi, agama tauhid ini begitu cepat diterima oleh banyak orang. Selain tanpa paksaan, tampaknya Islam begitu luruh dengan budaya setempat, sehingga orang mau menerimanya dengan tangan terbuka.
Masjid, sebagai pusat ibadah agama Islam tidak kaku dan harus bergaya seperti wilayah asalnya. Melainkan terjadi asimilasi dengan gaya arsitektur setempat sehingga selain menjadi unik, juga menggambarkan bahwa Tuhan hadir di mana saja. Di dunia ini ada banyak masjid unik yang mungkin belum kita ketahui, seperti misalnya di bawah ini :



Masjid Sangkore, Timbuktu


 “Apa yang dilakukan Ubaid kepada istriku. Dulu, setiap malam kami lalui ibarat pengantin yang sedang berbulan madu, tetapi sekarang ia telah mengubahnya menjadi seorang ahli ibadah.”

Ubaid bin Umair adalah seorang tabi’in mulia yang sering memberikan petuah. Seringkali orang yang menghadiri majlisnya, tak terkecuali para sahabat, menangis dan terharu biru oleh nasihatnya yang menyentuh kalbu.  Ia adalah hamba Allah yang kekuatan malaikatnya mampu mengalahkan kekuatan setannya, rasa takutnya kepada Allah mampu menundukkan hawa nafsunya. Sehingga, ia bisa menyiramkan rasa takut yang berbuah taubat kepada orang-orang di sekelilingnya. Kisah wanita Mekah yang bertaubat  berikut ini adalah salah satunya.


Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia... pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dalam ...dompet seorang pemuda.

Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yang Rp 1000;



Sumber : google
Amr bin Jamuh adalah salah seorang pemimpin Yatsrib pada masa jahiliyah. Dia ipar Abdull bin Amr bin Haram, juga kepala suku Bani Salamah yang dihormati yang dihormati karena pemurah dan memiliki peri kemanusiaan yang tinggi serta gemar menolong orang-orang yang membutuhkan

Telah menjadi kebiasaan para bangsawan jahiliyah untuk menempatkan patung di rumah mereka masing-masing. Dengan demikian, mereka bisa mengambil berkah dan dan memuja patung tersebut setiap saat. Selain itu, untuk memudahkan mereka meletakkan sesajen sembari mengadukan keluhan-keluhan mereka pada waktu yang diperlukan.

Patung di rumah Amr bin Jamuh bernama “Manat”. Patung itu terbuat dari kayu, indah dan mahal harganya. Untuk perawatannya, Amr bin Jamuh terkadang harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Hampir setiap hari patung itu dibersihkan dan diminyaki dengan wangi-wangian khusus dan mahal.

Tatkala cahaya Islam mulai bersinar di Yatsrib dari rumah ke rumah, usia Amr bin Jamuh sudah lewat 60 tahun. Tiga orang putranya: Mu’awadz, Mu’adz dan Khalad, serta seorang kawan sebaya mereka, Mu’adz bin Jabal, telah masuk Islam di tangan Mush‘ab bin Umair, sang duta Islam. Bersamaan dengan ketiga putranya, masuk Islam pula ibu mereka Hindun, istri Amr bin Jamuh. Amr tidak mengetahui kalau mereka telah masuk Islam.

Saat itu, para bangsawan dan pemuka suku di Yatsrib (Madinah) telah banyak yang masuk Islam. Hindun yang sangat mencintai dan menghormati suaminya khawatir kalau suaminya mati dalam keadaan kafir lalu masuk neraka. Sebaliknya Amr sangat mencemaskan keluarganya yang akan meninggalkan agama nenek moyang mereka. Dia takut putra-putranya terpengaruh oleh dakwah yang disebarkan oleh Mush’ab bin Umair. Karena dalam tempo singkat Mush’ab berhasil merubah agama orang banyak dan menjadikan mereka Muslim.

Oleh sebab itu, Amr selalu berkata kepada istrinya, “Hai Hindun, hati-hatilah menjaga anak-anak, agar mereka jangan sampai bertemu dengan orang itu (Mush ‘ab bin ‘Umair)!”

“Ya," jawab istrinya. "Tapi apakah kau pernah mendengar putra kita bercerita mengenai pemuda itu?”

“Celaka! Apakah Mu’adz telah masuk agama orang itu?" tanya Amr gusar.

“Tidak, bukan begitu! Tetapi Mu’adz pernah hadir dalam majelis orang itu, dia ingat kata-katanya,” jawab istrinya menenteramkan hati Amr.

"Panggillah dia kemari!” perintah suaminya.

Ketika Mu’adz hadir di hadapan ayahnya, Amr berkata, “Coba baca kata-kata yang pernah diucapkan orang itu. Bapak ingin mendengarkannya."

Mu’adz membacakan surat Al-Fatihah kepada bapaknya.

“Alangkah bagus dan indahnya kalimat itu. Apakah setiap ucapannya seperti itu?” tanya Amr.

“Bahkan lebih bagus dari itu. Bersediakah ayah baiat dengannya? Rakyat ayah telah banyak yang baiat dengan dia,” kata Mu’adz.

Orang tua itu diam sebentar. Kemudian dia berkata, “Aku tidak akan melakukannya sebelum musyawarah lebih dahulu dengan Manat. Aku menunggu apa yang dikatakan Manat.”

“Bagaimana Manat bisa menjawab? Bukankah itu benda mati, tidak bisa berpikir dan tidak bisa berbicara?” kata Mu’adz.

“Kukatakan padamu, aku tidak akan mengambil keputusan tanpa dia!” tegas Amr.

Putra-putranya mengetahui benar kapan ayah mereka menyembah berhala itu. Mereka juga tahu kalau hati ayah mereka mulai goyah. Oleh sebab itu, mereka mencari jalan bagaimana cara menghilangkan patung tersebut dari hati Amr bin Jamuh. Salah satu jalannya adalah menyingkirkan berhala tersebut dari rumah mereka dan membuangnya jauh-jauh.

Pada suatu malam, putra-putra Amr dan bersama Mu’adz bin Jabal menyusup ke dalam rumah lalu mengambil berhala tersebut dan membuangnya ke dalam lubang kotoran manusia. Tidak seorang pun yang mengetahui dan melihat perbuatan mereka itu.

Pagi harinya, Amr tidak melihat Manat di tempatnya. Ia bergegas mencari berhala tersebut dan akhirnya menemukan di tempat pembuangan kotoran. Bukan main marahnya Amr bin Jamuh melihat kondisi sesembahannya itu. Setelah membersihkan sang berhala dan memberinya wewangian, ia kembali meletakkannya di tempat semula.

Malam berikutnya, Muadz bin Jabal dan putra-putra Amr memperlakukan berhala itu seperti sebelumnya. Demikian juga pada malam-malam berikutnya. Akhirnya, habislah kesabaran Amr. Diambilnya pedang, kemudian digantungkannya di leher Manat, seraya berkata, " Hai Manat, jika kamu memang hebat, tentu bisa menjaga dirimu dari aniaya orang lain!"

Keesokan harinya, Amr bin Jamuh tidak menemukan berhalanya kembali. Ketika ia cari, benda tersebut ditemukannya di tempat pembuangan hajat, terikat bersama bangkai seekor anjing. Di saat ia keheranan, marah dan kecewa, muncullah beberapa pemuka Madinah yang telah masuk Islam. Sambil menunjuk berhala yang terikat dengan bangkai anjing itu, mereka berusaha mengetuk hati Amr bin Jamuh agar menggapai hidayah Allah.

Akhirnya ia sadar, bahwa Manat tak dapat berbuat apa-apa. Manat ternyata tak mempunyai sifat ketuhanan sedikit pun. Selama ini, ia berpikir bahwa kekayaan yang ia miliki itu datang dari Manat. Sekarang ia sadar, bahwa Manat bukanlah Tuhan yang dapat memberinya rezeki dan petunjuk.

Ia kemudian membersihkan badan dan pakaiannya, memakai wewangian, lalu bergegas menemui Nabi Muhammad SAW untuk menyatakan keislamannya. Amr bin Jamuh merasakan bagaimana manisnya iman. Dia sangat menyesali dosa-dosanya selama dalam kemusyrikan. Maka setelah masuk Islam, ia mengarahkan seluruh hidupnya, hartanya, dan anak-anaknya dalam menaati perintah Allah dan Rasul-Nya.

Tatkala terjadi Perang Badar, Amr bin Jamuh bersiap-siap hendak turut bergabung, namun sayang Rasulullah tak mengizinkannya turut serta—melihat kondisinya yang renta dan pincang. Beliau memberikan keringanan padanya untuk tidak ikut berperang.

Namun ketika terjadi Perang Uhud, ia pun bersiap-siap hendak turut berjihad. Namun putra-putranya melarang. Ia pun nekat menemui Rasulullah dan berkata, "Wahai Rasulullah, putra-putraku melarangku berbuat kebajikan. Mereka keberatan jika aku ikut berperang karena sudah tua dan pincang. Demi Allah, dengan pincangku ini, aku bertekad meraih surga."

Rasulullah pun akhirnya mengizinkan Amr bin Jamuh turut serta dalam Perang Uhud. Dengan suara mengiba ia memohon kepada Allah SWT, "Ya Allah, berilah aku kesempatan untuk memperoleh syahid. Jangan kembalikan aku kepada keluargaku."

Tatkala perang berkecamuk, kaum Muslimin berpencar. Amr bin Jamuh berada di barisan paling depan. Dia melompat dan berjingkat seraya mengelebatkan pedangnya ke arah musuh-musuh Allah, sambil berteriak, "Aku ingin surga, aku ingin surga!"

Apa yang didambakan Amr akhirnya terwujud jua. Ia gugur sebagai syahid bersama beberapa sahabat lainnya. Tatkala perang berakhir, Rasulullah SAW memerintahkan untuk memakamkan jasad Abdullah bin Amr bin Haram dan Amr bin Jamuh dalam satu liang lahat. Semasa hidup, mereka berdua adalah sahabat setia yang saling menyayangi. Dalam riwayat lain disebutkan, Amr bin Jamuh dimakamkan satu liang dengan putranya, Khalad bin Amr.

Setelah 46 tahun berlalu, tanah pemakaman itu dilanda banjir. Kaum Muslimin terpaksa memindahkan jasad para syuhada. Kala itu, Jabir bin Abdullah bin Haram—putra Abdullah bin Amr bin Haram—masih hidup. Bersama keluarganya, ia memindahkan jasad ayahnya, Abdullah bin Haram dan Amr bin Jamuh. Mereka mendapatkan kedua jasad syuhada itu tetap utuh. Tak sedikit pun dari tubuh mereka yang dimakan tanah. Bahkan keduanya seperti tertidur nyenyak dengan bibir menyunggingkan senyum.

Sumber :www.republika.co.id



Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan cukup santai namun sarat akan ilmu.

Ahmad adalah seorang mahasiswa salah satu PTS di Jakarta dengan program studi Matematika. Seorang calon pengabdi masyarakat dengan ilmunya. Ahmad selalu berupaya mengaitkan Al-Qur’an dengan bidang studinya matematika. Ahmad sering berkutat dengan angka-angka dalam Al-Qur’an.

Ahmad pun memulai diskusi. “Subhanallah alquran itu bener-bener mukjizat. gw pernah baca di Internet bahwa ternyata kata Yaum (hari) di dalam alquran sebanyak 365 kata sama seperti jumlah hari dalam satu tahun, kata syahr (bulan) disebutin 12 kali sama kayak jumlah bulan dalam satu tahun, sab’u (minggu) disebutin 7 kali sama dengan jumlah hari per minggu. Belum lagi kata-kata yang berlawan kata. Misalnya ad dunya 115 kali, al akhiroh juga 115 kali. Malaikat 88 kali sedangkan asy syayathin 88 kali juga. Al hayat 145 kali begitupun dengan Al Maut yang juga 145 kali. Belum lagi angka 19 yang disebutin dalam alquran surat Al Mudatsir ayat 30. Sebetulnya masih banyak tapi mending antum liat di internet aja nafsi-nafsi, tinggal tanya mbah google ketik key word nya keajaiban angka dalam alquran,” Celoteh Ahmad sekaligus mengakhiri presentasinya.

Tiba giliran Ranid memaparkan pengetahuannya seputar masalah mukjizat Quran. Ranid memang sangat menyenangi diskusi-diskusi tentang kajian Islam berhubung program studi Ranid adalah bahasa Arab yang ia geluti di salah satu Ma’had Lughoh di Jakarta. Maka ia akan memaparkan sepengetahuannya tentang I’jazul Quran dari sudut pandang bahasa.

Setelah mengucapkan basmalah seraya memuji Allah dengan hamdalah, serta sholawat kepada Nabi SAW. Ranid pun mulai berkata “Mumtaz! ustadz Ahmad mantep dah penjelasannya, giliran ane ya? Gini jadi mukjizat kalo diliat dari segi bahasa maka secara sederhana dapat diartikan sebagai 'senjata' untuk melemahkan terhadap tantangan dakwah yang ada. Contoh di zaman nabi Musa AS berhubung waktu itu sihir sedang ngetrend-ngetrendnya maka Allah kasih mukjizat nabi Musa AS 'menyerupai' sihir, tapi bukan sihir, dengan tongkatnya yang terkenal. Bisa berubah jadi ular, ngebelah lautan, dsb. Trus di zaman nabi Isa AS berhubung waktu itu ilmu kedokteran lagi maju-majunya maka Allah kasih kepada nabi Isa AS mukjizat yang berhubungan dengan dunia pengobatan. Nah, di zaman Rasul SAW pada masa itu kaum jahiliyyah terkenal akan syairnya yang luar biasa Indahnya. Maka Allah pun memberikan kepada Nabi SAW berupa alquran sebuah mukjizat yang begitu sangat tinggi dan sarat akan nilai sastranya.”

Ranid masih melanjutkan pemaparannya “bahkan Allah nantangin mereka kaum kafir untuk buat satu surat saja yang semisal dengan alquran. Coba ente berdua buka Al-Baqoroh ayat 23

'dan jika kamu meragukan Al-Quran yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) maka buatlah satu surat semisalnya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah jika kamu orang yang benar,'

dan dilanjutan ayatnya, bahwa Allah sudah kasih garansi, mereka pasti gak akan mampu ngebuatnya. Pernah ada kisah tentang Musailamah Al-Kadzdzab yang coba-coba buat alquran tandingan. Salah satu suratnya niru-niru al-fiil. Dan surat gadungan itu ditertawakan banyak orang karena diliat dari sisi bahasa dan maknanya betul-betul jelek. Dan satu hal lagi cuma alquran kitab suci yang bisa dihafal oleh jutaan manusia walaupun manusianya itu sendiri pun tidak mengetahui arti alquran. Bahkan uniknya juga, hafalannya tersebut lengkap sampai titik dan komanya. Subhanallah maha benar Allah dalam firmanNya 'dan sungguh Kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan' Al-Qomar ayat 17,” Ranid pun mengakhiri makalah yang dibawakannya.

Selanjutnya giliran Ilmi yang mendapat giliran menjelaskan mukjizat quran berdasarkan studi yang ia geluti. Ilmi adalah seorang mahasiswa IT di salah satu PTS di Jakarta. Berbeda dengan kedua orang sahabatnya tadi, Ikhwan lajang ini tengah mengerjakan tugas akhir dalam perkuliahannya. Hal ini dikarenakan Ilmi terlebih dahulu kuliah selepas SMA daripada Ahmad dan Ranid yang sempat menunda jenjang akademisnya.

Lengkap dengan stelan kacamata khas para hacker di film Hollywood, Ilmi pun memulai pembicaraannya. “sebenernya ane belum mau mengatakan ini mukjizat atau gak? terus terang ane gak berani. Tapi salah satu point yang pernah ane dengar dalam seminar Qur’an bahwa kenapa Qur’an disebut mukjizat tak lain dan tak bukan adalah karena kebenarannya dalam 'meramal' masa depan. Betul gak Ran?” Ilmi bertanya pada Ranid. Ranid pun mengiyakan pernyataan Ilmi dengan menganggukan kepala, seolah tak mau kehilangan pemaparan dari Ilmi sahabatnya.

Ilmi melanjutkan “surat al-lahab contohnya, di situ Allah memastikan bahwa Abu Lahab bakalan tetep kafir dan masuk neraka. Dan ketika surat itu turun di Mekkah, Abu Lahab ternyata masih hidup. Sekarang coba antum bayangin kalo seandainya Abu Lahab itu tergerak hatinya untuk masuk Islam atau pun pura-pura masuk Islam maka Al-Quran akan dipertanyakan kebenarannya dari dulu sampai sekarang. Ataupun di surat Ar-Rum di situ dijelaskan bahwa Romawi bakalan menang melawan Persia. Dan itu subhanallah terjadi beberapa tahun kemudian. Setelah pada peperangan yang sebelumnya Romawi kalah maka pada peperangan selanjutnya Romawi menang telak.

Dan satu lagi peristiwa fathul Mekkah di surat Al-Fath. Allah memastikan kaum Muslimin akan memasuki Mekkah setelah sekian lama hijrah ke Madinah. Dan subhanallah hal itu terbukti.”

Fenomena "Al-Fisbukiyyah" dalam Al-Qur'an

“Ah itu mah dari aspek sejarah Mi, coba dari aspek IT sesuai sama studi ente?” Tanya Ranid seolah menantang Ilmi. “Weitss, tenang-tenang ane kan belum selesai jelasinnya, ana lanjut ya!” Jawab Ilmi. “Nah berhubung tadi ane bilang ana gak berani nyebut ini mukjizat atau nggak, maka ane akan bilang ini kehebatan Quran.” Ilmi masih melanjutkan, sementara kedua rekannya Ahmad dan Ranid masih terus diam dan menyimak kata per kata yang akan terlontar dari mulut Ilmi. “ente berdua tau gak, bahwa sejak 1400 tahun yang lalu alquran sudah menyinggung tentang Facebook dan kawan-kawannya?!” Ahmad sang Cagur (Calon Guru) tertegun diiringi dengan tertawa kecil seolah tak percaya statmen Ilmi. Lain lagi dengan Ranid yang masih berpikir dan mencari-cari bahwa apakah benar kata Facebook ada di dalam alquran. Dengan mencoba mentashrif pola-pola fi’il.

Ilmi meneruskan kembali pemaparannya “Ahmad, coba ente berdua buka surat Al-Ma’arij ayat 19-21

"'Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila mendapat kebaikan dia jadi kikir.'

Ayat ini menjelaskan fenomena jama’ah "Al-Fisbukiyyah" secara umum. Coba ente-ente liat wirid-wirid mereka.

Kebanyakan isinya keluh kesah. Temanya udah mirip sinetron mendayu-dayu sampai bikin air mata keluar. Sakit dari mulai bisul, cantengan, jerawat, sampai ayan di update di status. Cuaca juga gak ketinggalan. Dikasih hujan, ngeluh gak bisa kemana-mana. Dikasih panas ngeluh kepanasan. Segala maksiat juga disebarin di muka umum. Masalah duit abis, rezeki seret terus dan terus di suguhkan. Ibadah juga ada beberapa yang dipublikasikan puasa, sedekah, tapi alhamdulillah ane belum menemukan ada orang yang lagi sholat update status 'lagi roka’at dua nih' naudzubillah kalo sampai ada!” canda Ilmi.

Ahmad dan Ranid pun tertawa dan mengaminkan ucapan Ilmi. “Terus di ayat setelahnya dikatakan 'apabila dapat kebaikan maka ia kikir.' Ane rasa betul ayat tersebut. Coba ente berdua hitung ada beberapa orang yang update status semisal alhamdulillah dapet rezeki, buat yang mau ditraktir harap tunggu di depan masjid. Kira-kira ada gak status kayak gitu. Giliran dapat rezeki yang melimpah pada pelit gak mau orang lain pada tau, tapi giliran ditimpa musibah di share kemana-mana.”

“Ah, lo iri aja kali jangan sok jaim deh?!” Kali ini Ahmad yang bertanya kepada Ilmi. Ilmi pun menjawab “ane rasa jaim itu perlu, dalam konteks JAIM, Jaga-Iman berkaitan dengan hal malu, ane tidak mengharamkan update status, akan tetapi alangkah baiknya update-nya itu yang baik-baik pokoknya temanya mengajak kebaikan dari quran, hadits, sahabat, ataupun salafush sholih. Inget akh dalam hadits riwayat Bukhori dikatakan Jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu. Ulama bilang bahwa jika kita udah gak malu sama Allah dan tidak merasa diawasinya maka tunaikan saja hawa nafsumu dan lakukan apa yang kau inginkan.” Jawab Ilmi.

Ranid tak menyangka sahabatnya Ilmi dapat menarik dan mengaitkan surat Al-Ma’arij ayat 20-22 dengan fenomena Facebookers yang bergentayangan di dunia maya. Alhamdulillah bertambah satu lagi pengetahuan Ranid pada hari itu. Sungguh Ranid sejatinya sudah sering membaca atau bahkan menghafalkan surat ini. Namun dikarenakan kurang men-tadabbur-i ayat ini maka alangkah kagetnya ia mendengarkan penjelasan yang dipaparkan oleh sahabatnya Ilmi.

Diskusi kali ini pun berakahir seiring dikumandangkannya adzan maghrib sebagai pertanda masuknya waktu sholat maghrib

wAllahu a'lam bisshowab...

diambil dari buku:Laki-Laki Sholeh & Wanita Sholehah

Semoga tulisan sederhana ini membawa banyak manfaat bagi yang membacanya. Segala kesalahan adalah dari saya pribadi, untuk itu saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan kebenaran itu mutlak milik Allah Azza Wa Jalla...Wallahu Musta'an

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ila ha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika . . ..

 Sumber : Ane dapatkan dari sebuah grup di facebook Berbagi Ilmu Sesama Muslim yang di posting oleh Syahrul Id


Syahdan, Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik datang ke Makkah untuk berhaji. Saat ber-thawaf qudum, ia melihat Salim bin Abdullah bin Umar Bin Khatthab duduk didepan Ka'bah sedang berdzikir.

Seusai thawaf, ia mendekati salim. Orang-orang bergeser memberi kesempatan khifah untuk duduk disamping salim. Lutut khalifah bersentuhan dengan lututnya. Namun cucu Umar bin Khatthab tetap khusyuk berdzikir. Khalifah tetap menunggu. Saat dilihatnya Salim berhenti, ia berkata dengan suara yang rendah, ''Sebutkan kebutuhanmu, aku akan memenuhinya''. Salim tidak menjawab. Khalifah menyangka Salim tidak mendengar. Ia pun mengulangi lagi dengan agak keras.

''Demi Allah, aku sangat malu bila di hadapan Baitullah ini aku meminta pertolongan pada selain Allah'', jawab Salim. Mendengar jawaban itu, Khalifah sangat malu dan terdiam seribu bahasa. Selesai shalat, Salim berdiri. Ia dihadang beberapa orang yang telah menunggu. Mereka bertanya tentang fatwa dan bertanya tentang hadist. Ada pula yang meminta do'a. Khalifah pun bergerak kembali mendekati Salim. ''Sekarang kita berada di luar Masjid. Katakan kebutuhanmu, aku akan memenuhinya'', bisik khalifah.

''Duniawi atau akhirat?'' tanya Salim. Khalifah kaget. ''Tentu saja duniawi'', jawabnya. ''Aku tidak pernah meminta duniawi pada pemiliknya. Bagaimana mungkin aku minta pada orang yang bukan pemiliknya?'' jawab Salim. Khalifah lalu pergi dan berkata, ''Tidak ada yang lebih tinggi darimu dalam keluarga Khatthab dalam kezuhudan dan fatwa.



Abdurrahman bin Auf didatangi dua orang remaja dari kaum anshar, yaitu Muaz bin Amr Al-jamuh, 14 tahun dan Muawwiz bin Afra berumur 13 tahun. Kedua duanya bersenjatakan pedang. Tentara Quraisy seolah olah tidak menghiraukan kehadiran dua remaja itu karena menganggap kedua duanya tidak berbahaya. Mereka lebih memilih Abdurrahman bin Auf agar ditawan hidup hidup untuk dijadikan tebusan karena dia terkenal sebagai saudagar yang kaya.

Dalam kondisi kerusuhan pertempuran, Abdurrahman bin Auf berteriak ,” Wahai anak, kamu masih terlalu muda untuk terlibat di peperangan ini, sebaiknya engkau menjauhlah dari tempat ini.” 

“Kami mendapat izin daripada ibu dan ayah kami bagi menyertai pasukan Muhammad,” teriak Muaz.

“Saya datang kesini hanya untuk  membunuh Abu Jahal. Tunjukkan dimana dia?” Kata Muawwiz dengan penuh semangat.

Pada mulanya Abdurrahman bin Auf tidak menghiraukan kata kata dua remaja itu, tetapi Muaz dan Muawwiz terus mendesaknya supaya menunjukkan dimana Abu Jahal maka akhirnya Abdurrahman terpaksa menyetujuinya.

“ Paman akan tunjukkan kepada kamu dimana Abu Jahal, boleh tahu apa yang akan kamu lakukan apabila berjumpa dengannya? Tanya Abdurrahman bin Auf pula.

“Ibu saya berpesan jangan pulang ke rumah selagi kepala Abu Jahal tidak diceraikan dari badannya,” jawab Muaz bersungguh sungguh.

“Abu Jahal menghina serta menyakiti Rasulullah, saya ingin membunuhnya,” kata Muawwiz pula.

Abdurrahman bin Auf tersenyum mendengar kata kata dari dua orang remaja yang berani itu. Dia berjanji akan menunjukkan Abu Jahal apabila berjumpa. Tiba tiba seorang tentara quraisy menyerang Abdurrahman bin auf  dari belakang. Muaz dan Muawwiz yang melihat kejadian itu segera bertindak melindunginya. Muaz dengan cepat menebas kaki tentara Quraisy menyebabkan dia tersungkur dan Muawwaiz pula menikamnya hingga mati.  Melihat itu Abdurrahman bin Auf berasa kagum dengan kehidupan dua remaja itu.

“Tunjukkan kepada kami di mana Abu Jahal,” kata Muaz seolah-olah tidak sabar  lagi hendak bertemu dengan ketua pasukan Quraisy itu.

Tiba tiba Abdurrahman bin Auf melihat Abu Jahal sedang berada dibawah sepohon kayu  yang rindang. Dia menunggang kuda sambil berteriak memberi kata kata semangat kepada pasukannya agar terus berjuang.

Itulah lelaki yang kamu cari. Tetapi kamu haruslah berhati hati karena dia juga seorang perwira Quraisy” kata Abdurrahman bin Auf

“terima kasih paman. Saya akan dapatkan dia sekarang,” ujar Muaz sambil berlari ke arah Abu Jahal.

“Saya akan membantunya membunuh lelaki yang memusuhi Allah dan RasulNya itu,” kata Muawwiz juga.

“Berhati hati karena dia dilindungi oleh pasukan Quraisy,” pesan Abdurrahman bin Auf. Dia sendiri tidak dapat membantu karena sedang berhadapan dengan tentara Quraisy yang menyerangnya.

Muaz dan Muawwiz terus berlari ke arah Abu Jahal yang masih berada di atas kudanya , mereka berlari tanpa menghiraukan keselamatan mereka. Ketika itu Abu Jahal  tidak menyadari kedatangan dua remaja tersebut. Muaz tiba lebih dahulu , dia tidak mencapai menebas kaki abu Jahal, maka yang ia tebas adalah kaki kanan kuda yang dinaiki Abu Jahal, seketika kuda tersebut jatuh tersungkur, Abu Jahal pun tersungkur. Dia marah sekali sambil menahan sakitnya akibat jatuh dari kuda, Abu Jahal mencoba bangun tetapi dengan cepat Muaz menebas kaki kanan Abu Jahal hingga putus. Muawwiz yang menyusul memukul pula kepala Abu Jahal hingga dia teramat sakit.

Ikramah anak Abu Jahal yang turut berada di situ segera menolong dan melindungi bapaknya, dia menyerang balik Muaz dan  menebas tangan kiri remaja itu hingga hampir putus, Muaz terjerembab. Muaz berusaha lari dan dibiarkan oleh ikrimah karena dia melihat Muawwiz hendak membunuh bapaknya. Maka terjadi pertarungan seorang dewasa matang dalam pertempuran yaitu Ikramah dengan Muawwiz  yang masih berumur 13 tahun, karena tidak seimbang akhirnya Muawwiz gugur sebagai syahid.

Muaz selepas berhasil menjauhi Ikramah yang mengejarnya, ia terus berlari menuju Rasulullah, tapi pelariannya terganggu karena tangan kirinya yang terkulai karena hampir putus. Muaz akhirnya berhenti lalu mengambil keputusan untuk memutuskan tangannya yang terkulai itu lalu berkata, “ wahai tangan, kamu mengganggu perjalananku untuk bertemu Rasulullah.

Tanpa menghiraukan kesakitannya Muaz terus berlari hingga bertemu Rasulullah, kemudian Muaz memeluk Rasulullah.

“Wahai Rasulullah, saya dan Muawwiz berhasil membuat Abu Jahal cedera, tetapi dia masih hidup karena kami di serang oleh anaknya bernama Ikramah dan beberapa pasukan Quraisy.” Beritahu Muaz lalu menunjukkan posisi mana Abu Jahal sedang berada.

Nabi Muhammad memanggil Abdullah Ibnu Mas’ud yang berada di situ karena gilirannya mengawal Rasulullah , Beliau lalu menyuruh Ibnu Masud mencari Abu Jahal berada.

“ Wahai Ibnu Masud, anak ini mengatakan dia telah membuat Abu Jahal terluka, pergilah dan lihatlah dia disana,” kata Rasulullah.

Abdullah ibnu Mas’ud segera pergi mencari Abu Jahal, didapatinya pimpinan Quraisy itu terluka parah tetapi masih hidup. Tanpa rasa belas kasihan Abdullah bin Mas’ud menekan leher Abu Jahal sambil berkata,” Wahai musuh Allah dan musuh RasulNya, pada hari ini Allah menghinakanmu.”

“Dengan apa Allah menghina aku? Apakah karena aku mati ditangan engkau? Tanya Abu Jahal yang masih menunjukkan kesombongannya.

Abdullah ibnu Mas’ud mengangkat pedang hendak memenggal kepala Abu Jahal, tetapi Abu Jahal berujar,” sebelum engkau membunuh aku, beritahu dahulu pihak mana yang memenangi pertempuran ini, milik siapakah kemenangan hari ini?”

“Pasukan Quraisy kalah, kemenangan itu milik Allah dan RasulNya,” Jawab Abdullah bin Mas’ud.

“Anda bohong wahai pengembala kambing !” kata Abu Jahal, dia masih menunjukkan angkuhnya walau situasi sedang kritis.

Tanpa ada sela waktu, pedang Abdullah bin Mas’ud menebas kepala Abu Jahal…

Berita terbunuhnya Abu Jahal dengan cepat disampaikan kepada pasukan Islam, mereka menjadi semakin membara dan semangat, tetapi dipihak lain berita kematian itu meluluhkan semangat pasukan Quraisy….

Rasul mendengar berita kematian Abu Jahal dari Abdullah bin Mas’ud, beliau mengatakan ,” Wallahi, Laa ilaha illaLLah , Laa ilaha illaLLah, Laa ilaha illaLLah, Allahu Akbar, AlhamduliLLah , Dia yang memenuhi janjiNya dengan menolong hambaNya dan mengalahkan musuhNya.”  

Begitulah kematian musuh Allah, secara fisik dan kemegahan saat itu Abu Jahal termasuk manusia yang dihormati kaumnya, punya posis tinggi, tapi Allah menghinakannya, dimulai dengan serangan dua orang remaja dibawah umur, segala kekuatannya tumbang atas izin Allah, sebuah bukti hanyalah dengan kekuatan iman dan jihad lah yang dapat mengalahkan kekuatan kekuatan musrik dan musuh Islam dari dulu hingga sekarang…

Ya Allah kuatkanlah Islam dengan generasi yang Engkau ridhoi, dan munculkanlah kekuatan Islam dari munculnya pemuda pemuda muslim belia seperti Muaz bin Amr Al-jamuh, dan Muawwiz bin Afra...


Di zaman Nabi Muhammad saw, hidup seorang sahabat. Akasyah bin Muchsan namanya.

Suatu ketika Rasulullah mengumpulkan umat islam di masjid. Datanglah pada saat itu Abu Bakar As-siddiq, Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khattab, cucu Rasulullah Hasan dan Husein, dan Bilal bin Rabbah.

Rasulullah saw. Meminta maaf kepada para sahabat dan umat islam jika terdapat kesalahan yang pernah beliau lakukan. Seandainya belum bisa memaafkan maka Rasulullah siap menerima balasan yang setimpal.

Dan Akasyah bin Muchsan mengangkat tangannya saat itu, menyatakan penolakan terhadap maaf Rasulullah saw,. ''Aku ingin menuntut balas atas kesalahan yang pernah kau lakukan''.

Ceritanya, dalam sebuah perjalanan. Tongkat Rasullulah mengenai tubuh Akasyah dan membuatnya terjatuh. ''Aku ingin membalas itu.'' tegasnya.

Rasulullah saw, menerima balasan Akasyah. Rasulullah menyuruh Billah ke rumah Fatimah az Zahra, anak Rasulullah saw, untuk mengambil tongkatnya. Sesampai di masjid ia menyerahkan tongkat tesebut kepada Rasulullah saw. Dan langsung diberikan kepada Akasyah.

Sungguh tidak tega para sahabat menyaksikan itu. Mereka siap menggantikan Rasulullah saw. Tapi Akasyah tidak terima bila yang dia pukul bukan Rasullulah saw. Rasulullah menyatakan kesiapannya untuk dipukul.

Tapi Akasyah malah memeluk Rasulullah saw. ''ya Rasulullah, tidak ada seorangpun yang tega menyakitimu atau membalas perbuatanmu. Aku hanya ingin memelukmu''

Rasulullah saw menjawa, ''beruntunglah Engkau Akasyah. Engkau adalah sang penghuni surga. Surga menantimu''
Selamat siang semuanya. Tidak terasa ya, hari ini sudah puasa yang ke 11, pasti sahabat-sahabat semua sedah berfikir untuk mudik pulang kampung bagi yang jau dengan keluarga tentunya :)

Setiap muslim diwajibakan berpuasa sebagai mana firman Allah ''Hai orang-orang beriman diwajibakan atas kamu berpuasa, sebagai mana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa'' (Al-Baqarah: 183)

setiap muslim pasti mendambakan sukses dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Puasa itu tidak hanya menjaga agar kita tidak makan dan minum saja selama seharian. Tetapi yang paling penting kita harus bisa menjaga hati. Karena jika hati sudah berpaling ke maksiat, maka pengaruhnya akan terasa oleh seluruh anggota badan. Sebagai contoh, jika hati menggunjing, maka dengan mudah pemilik hati akan menggunjing.

Older Posts Home

ABOUT AUTHOR

Rahmat Amien

Buat Lencana Anda

LATEST POSTS

  • Ingin Menikmati Alam Terbuka, Ayo ke Hutan Kota BNI
    Beberapa Jenis Bunga yang ada di Hutan Kota BNI Banda Aceh Apa yang terbayang di benak Anda, bila ane berbicara tentang hutan. Pasti ...
  • Kiat-Kiat Belajar Sukses di Perguruan Tinggi
    Sumber Gambar: curhatsultan.blogspot.com Menjadi mahasiswa itu sudah menjadi pilihan wajib ketika lulus dari SMA, meski tidak semua ora...
  • Daihatsu Sirrion Pilihan Tepat Kaula Muda
    Sumber Foto: Daihatsu.co.id Sahabat Muda yang suka jalan-jalan tentu memilikii sebuah impian memiliki sebuah mobil keren dengan gaya spo...
  • Cerita Anak Rantau
    Menjadi seorang anak rantau, beerjalan di negeri orang, tiada sanak saudara, hanya teman sebagai andalan, Begitulah nasib sebagian orang ...
  • Jatuh Cinta dan Menikah dengan Odha, mungkinkah?
    Judul : Positif Pengarang : Maria Silvi Penerbit : Jogja Bangkit Publisher Tebal ...
  • Siapakah dia?
    Dia bagai angin bagai layang-layang dimanakah dia ayo kita gapai saat jurang menuntun kita dia akan perjelas jalannya dan mengacuh...
  • Apa itu Galau?
    Menurut sumber orang yang sering galau yaitu diri gue sendiri. Galau adalah Keadaan Dimana seseorang menjadi murung secara mendadak bisa ...
  • Masjid Putih Darussalam, Istiqlal-nya Aceh
    Masjid Putih dari Depan Masjid menjadi ikon yang menarik bila kita berada Aceh, hal ini karena di landasi gelar untuk Aceh sendi...
  • Pentingnya Pendidikan Menurut Para Ahli
    Pendidikan adalah fenomena yang fundamental atau asasi dalam kehidupan manusia. Kita dapat mengatakan, bahwa di mana ada kehidupan manusia,...
  • Lirik Lagu Ibu - Rafly (Ost. Hafalan Shalat Delisa)
    Ketika saya pertama kali mendengarkan lagu ini rasanya langsung ingin berjumpa sama ibu, begitulah betapa liriknya sangat menyentuh. Lagu I...

Categories

  • #1othnTsunamiAceh
  • #CatatanKKN
  • #CharmingBandaAceh
  • 10 Sinetron tidak layak nonton
  • 10 tahun tsunami Aceh
  • 17 Agustus
  • 17 Agustus 2014
  • 23 is my age
  • 50:50 Antara Hidup dan Mati
  • 50/50 movie
  • Abdya
  • Abu Hamzah
  • Aceh Barat
  • Aceh Barat Daya
  • Acehku
  • Afgan
  • Afgan - Sabar
  • al gazali
  • All About Fatin
  • Android apps
  • anime
  • Anna Kendrick
  • asus
  • ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku
  • ASUS Slimbook
  • ASUS Slimbook X401U
  • Asus Smartphone
  • ASUS ZenFone
  • Asus Zenfone 2 Laser
  • Asus Zenpad C 7.0
  • asus zenpad pusat hiburan dan multimedia di tangan anda
  • Asus zenpad pusat hiburan dan multimedia terlengkap
  • Atlentico unggul 1-0 Real Madrid
  • Baba Studio
  • babi
  • Banda Aceh
  • Bank Aceh
  • Bantuan Sosial
  • Bayi
  • Beasiswa LPDP
  • Beban ekonomi TB
  • Berbagi
  • blood for life
  • Bola
  • Brasil vs Kroasia
  • budaya
  • budi doremi
  • bui
  • bunuh diri
  • bunuh diri karena kartun naruto
  • caleg
  • Catatan
  • Catatan Mahasiswa
  • Cerita Alam Dari Pesisir
  • cerita hari ini
  • coba-coba
  • Daihatsu Sirrion
  • Daihatsu Sirrion Pilihan Tepat Anak Muda
  • Daihatsu Sirrion Sporty dan Stylist
  • david archuleta
  • Diari Hujan
  • Donor Darah
  • Donor Darah Himakasi Unsyiah
  • Download
  • Download lagu terbaru 2014
  • dr Zaini Abdullah
  • dua tahun pemerintahan zikir
  • dunia bola
  • Dunia Hamster
  • Elektronik
  • English Version
  • Entertainmen
  • Epic 2013
  • episode baru
  • eva celia
  • Fatih Seferagic
  • Fatih Seferagic Idola baru kaum perempuan. Fatih Seferagic penghafal Al-Qur'an
  • Fhoto
  • Fieldtrip
  • Film Pendek
  • Final Liga Champion 2014
  • Fisip Unsyiah
  • FLP Aceh
  • Free Download
  • free mp3 terbaru 2014
  • Galang Dana
  • gatget
  • Gedget
  • Gita Gutawa
  • Goresan Penaku
  • harga samsung A5 A500F 4G LTE
  • harga smartphone
  • Hari kemerdekaan Indonesia
  • Hewan Peliharaan
  • Himaksi Unsyiah
  • Independen Day Of Indonesia
  • info
  • Ippelmakuba
  • IslamPedia
  • Jalan-jalan
  • jangan takut donor darah
  • JKT48
  • Jonathan Levine
  • Joseph Gordon Levitt
  • Judika
  • Kampus Cyber
  • Kampus Impian
  • karun
  • kebahagiaan
  • kebakaran bank aceh
  • Kesehatan
  • Kesehatan Hewan
  • keteguran
  • Kiat Belajar Sukses di Perguruan Tinggi
  • KIP Aceh
  • Komunikasi Unsyiah
  • Kopi Luwak
  • Kopi Paste
  • KPI
  • kritis
  • Lagu Bagus
  • laptop
  • laptop ASUS
  • lifestyle
  • Liga Champion
  • lomba
  • lomba blog
  • Lomba Blog Kebencanaan 2014
  • lomba menulis kebencanaan
  • Luwak
  • Mahasiswa Berprestasi
  • Mahasiswa Online
  • Makalah
  • Masjid
  • Masjid istiqlal
  • masjid istiqlalnya Aceh
  • Masjid Putih
  • masjid putih darussalam
  • melayu
  • Mengenal Yoshi Sudarso
  • Mengerti bencana lewat film
  • Mp3
  • muallem
  • Musibah
  • Muzakkir Manaf
  • naruto
  • news fhoto
  • Noah
  • notebook ASUS
  • notebook terbaik
  • Nyala Satu Tumbuh Seribu
  • opini
  • Paskibraka
  • Pemerintahzn Zikir
  • pemilu
  • pemilu 9 April 2014
  • Pendidikan
  • Penyakit Rabies
  • Penyakit Rabies pada Luwak
  • Perempuan dan perdamaian
  • piala dunia
  • PMI
  • PMI Aceh
  • politik uang
  • Power ranger 2015
  • power ranger Dino Charge
  • Puisi
  • Rabies Luwak
  • radio heart
  • Rangkaian Kata
  • Real Madrid VS Atlentico Madrid
  • Rencong
  • Reportase
  • review blog
  • Review Film dan Buku
  • review samsung galaxy a5 a500f 4g lte
  • rihanna
  • rossa
  • Sabar
  • Safiyya Karra
  • Samatiga
  • Samsung Galaxy A5 A500F 4G LTE
  • sang pemenag
  • SBY
  • Serial Power ranger
  • Seth Rogen
  • seumapa
  • shakira
  • Shane Filan
  • Sifat orang jepang yang patut ditiru
  • sinetron Indonesia
  • smartphone
  • smartphone 4G
  • smartphone android
  • Smartphone Berkamera Hebat dengan Laser Auto Focus
  • smartphone murah
  • smartphone terbaik
  • smartphones
  • Sosok
  • sosok penghafal Al-Qu'an fenomenal
  • Stranger By The Day
  • suap
  • taman
  • taman hutan Kota BNI
  • TDMRC
  • Teguran KPI
  • Tentang Saya
  • Tentangmu
  • Thalassemia
  • Tidak semua Kartun Bisa di Tonton Oleh Anak-Anak
  • tradisi
  • Tsunami
  • Tuberkulosis
  • Tugas Kuliah ku
  • Tulisan Sahabat
  • Ubudiyah Blog Contest 2015
  • Ulang Tahun
  • Unik
  • uu pemilu 2012
  • UUI
  • Vidio
  • viva word cup 2014
  • wisata
  • wisata Banda Aceh
  • wisata Pantai
  • Wisata Panteubreuh
  • wisata religi
  • Xiaomi Red 2
  • Yamaha Fino FI
  • Yoshi Sudarso
  • Yoshua Sudarso
  • Zenfone 2 Laser
  • Zenpad sebagai pusat hiburan dan multimedia mobile
  • ZIKIR

Recent Posts

Powered by Blogger.

Blog Teman

  • Abhy Reinkarnasi
  • Al Muhajjir
  • Al Mukarramah
  • Anggita Riski Amalia
  • Ansri Melati Berutu
  • Cult Liza
  • Dharman Sagiboy
  • Dora Asra
  • Gam Inong Blogger
  • Khusnul Wardah
  • Maya Hervia
  • Muhammad Irham
  • Rahmat H Munandar
  • Teguh Pratama

Search (Don't Edit)

Follow Me

Total Pageviews

Blog Archive

  • ▼  2019 (1)
    • ▼  August (1)
      • Pentingnya Pendidikan Menurut Para Ahli
  • ►  2016 (6)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2015 (16)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2014 (81)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  August (4)
    • ►  June (8)
    • ►  May (8)
    • ►  April (12)
    • ►  March (25)
    • ►  February (17)
    • ►  January (3)
  • ►  2013 (79)
    • ►  December (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (7)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  June (15)
    • ►  May (15)
    • ►  April (9)
    • ►  March (8)
    • ►  February (3)
    • ►  January (15)
  • ►  2012 (116)
    • ►  December (12)
    • ►  November (21)
    • ►  October (12)
    • ►  September (15)
    • ►  August (16)
    • ►  July (3)
    • ►  June (14)
    • ►  May (7)
    • ►  April (8)
    • ►  March (4)
    • ►  February (4)

Labels

Acehku Catatan Mahasiswa Fhoto Goresan Penaku IslamPedia Jalan-jalan Puisi Review Film dan Buku Sosok Tulisan Sahabat Vidio dunia bola lomba blog

Navigation-Menus (Do Not Edit Here!)

My Blog List

Translate

Laman

  • Beranda
  • Tentang Penulis
  • Twitter
  • My Facebook
  • My Instagram
  • Page
  • My Tumblr

Aceh Blogger

About Me

Popular Posts

  • Yong Sui Kim: Mualaf Meulaboh Terinspirasi Ayat-ayat Cinta
    KETEGUHAN Fachri dalam film Ayat-ayat Cinta ternyata tidak hanya berhasil membuat Maria yang diperankan oleh Carissa Putri jatuh cinta ...
  • Mencoba Mengerti Gejala Alam Lewat Film
    "Bencana memang bisa datang kapan saja dan maut tidak bisa kita hindari tapi resiko masih bisa kita kurangi, pahami dan cobalah menger...
  • Ketika Seumapa menghampiri Kita
    batincity.blogspot.com Seumapa, pernah kah Anda mendengar kalimat tersebut..?? Ane sering sekali mendengar kalimat tersebut. Seumapa ...
  • Rintihan Asa
    Oleh : Rahmat Amien ''Rif apa yang harus aku lakukan, aku belum sanggup. Belum sanggup Rif menerima kenyataan ini'' s...
  • Berdoa Menjelang 9 April, Esok
    Jam baru menunjukkan angka 03:00 sore, orang-orang sudah mulai berdatangan. Membantu apa yang bisa dikerjakan, sedangkan aku hanya asyik me...

Advertisement

VLOG

Copyright © 2015 Sudut Rahmatt. Designed by OddThemes